Categorías
Uncategorized

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani merampungkan renovasi Gedung AA Maramis atau yang lebih dikenal sebagai Gedung Daendels

Harga pelaksanaan rights issue Rp 1.000 untuk setiap lembar saham, sehingga jumlah dana yang akan diterima perseroan dalam rangka PMHMETD I ini sebanyak-banyaknya sebesar Rp 5 triliun.
Populer: Sri Mulyani Sulap Gedung Tua Daendels; Mahalnya Tiket Kereta Api
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani merampungkan renovasi Gedung AA Maramis atau yang lebih dikenal sebagai Gedung Daendels, menjadi salah satu berita paling populer di kumparanBisnis sepanjang Sabtu (7/1).
Selain itu, berita mengenai beberapa penumpang kereta yang berangkat dari Stasiun Gambir, Jakarta mengeluhkan harga tiket kereta api yang mahal, juga ramai dibaca publik. Berikut rangkumannya.
Sri Mulyani Sulap Gedung Tua Daendels Jadi Estetik dan Instagramable
Pembenahan Gedung Daendels seluas 12.000 meter persegi itu membutuhkan dana hingga Rp 300 miliar selama tiga tahun. Dalam hal ini, Kemenkeu tidak hanya menjalankan tugas dan fungsinya di bidang keuangan dan kekayaan negara, tapi juga turut melestarikan cagar budaya di Indonesia.
Sri Mulyani menceritakan bahwa gedung monumental ini dibangun pada 7 Maret 1809 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda Herman Willem Daendels untuk memindahkan dokteranak.org istana Batavia yang mulai kumuh di muara Sungai Ciliwung ke wilayah pusat ibu kota baru Weltevreden. Namun, proses pembangunan baru selesai pada 1828.
“Terus terang ini gedung yang renovasinya membutuhkan waktu 3 tahun, karena terkendala pandemi COVID-19 juga. Tapi kalau tadi Pak Heru bilang pembangunannya dari 1.809, selesai 1.828. Jadi bangunnya juga lama banget, ini semuanya asli,” ujar Sri Mulyani dalam acara Apresiasi Media Nagara Dana Rakca, Jumat (6/1).
Sri Mulyani melihat renovasi Gedung Tua Daendels ini tidak menghilangkan keasliannya. Sebab, renovasinya mempertahankan bahan konstruksi yang sudah ada, seperti kayu.
Penumpang Kereta Api di Stasiun Gambir Keluhkan Ada Kenaikan Tarif Tiket
Salah satu penumpang KA Taksaka Gambir-Yogyakarta, Suryo, mengatakan biasanya membeli tiket di kisaran Rp 400.000-500.000. Namun, saat ini dia mendapatkan tiket dengan harga Rp 600.000 atau kurang lebih naik sebesar Rp 100.000.
Selain itu, penumpang bernama Andre juga merasa ada kenaikan harga tiket kereta api. Dia membeli tiket seharga Rp 300.000 menuju Semarang. Harga tersebut, menurut dia, naik hampir 40 persen.

Deja una respuesta

Tu dirección de correo electrónico no será publicada. Los campos obligatorios están marcados con *